Legal?

18 07 2011

Orang bijak pernah bilang, “Tiap hal pasti punya dua sisi, positif dan negatif.”.

#cumatanya.

Kalau alasannya karena tidak baik untuk kesehatan.
Kenapa rokok legal dan ganja ilegal?
Kalau ganja ilegal, maka ganja tidak bisa diteliti oleh ilmuwan jenius di seluruh negeri.
Berarti kita semua tidak akan pernah tahu sisi positif ganja.

Kalau alasannya karena membuat candu, ketagihan, dan teman-temannya.
Banyak kok yang bikin candu, selain ganja.
Banyak bocah ingusan kecanduan main game PB.
Banyak remaja kecanduan internet.
Banyak orang kecanduan cabai, sambal, dkk.
Bapak-bapak juga kecanduan rokok.
Dan saya, saya juga kecanduan rokok.

#cumamikir.

Setahu saya, tiap tumbuhan punya serat, bukan? Maksudnya serat di daun, batang, dan apapun itu lah. Nah, serat itu, setahu saya juga, bisa diolah jadi kain (serat kapas), kertas (serat dari batang pohon), karung (serat goni), dan masih banyak lagi olahan serat. Saya kira, serat ganja juga bisa diolah untuk menghasilkan barang-barang seperti itu. Bisa juga, misalnya, batang ganja dikeringkan seperti batang eceng gondok, kemudian dianyam untuk barang kerajinan seperti tas, kursi, meja, dan lain-lain. Lagi pula, daun ganja juga melakukan fotosintesis yang menghasilkan Oksigen, bukan?

Untuk detail cara mengolah ganja, ya saya tidak begitu mengerti karena belum belajar. Saya kira ada lebih banyak orang yang lebih ahli dalam pemanfaatan serat dan bagian tumbuhan, dan kalau bisa ya menghilangkan zat berbahayanya sekalian *dasarbanyakmaunya*.

Yah, atau enggak, ganja legal untuk keperluan penelitian tok. Syukur-syukur bisa sekalian buat industri (di luar narkotika, tentunya).

Dan satu lagi. Ganja legal berarti peredarannya bisa diawasi pemerintah, dan bisa ditarik pajaknya juga πŸ™‚

Sumber

Iklan




Anda Bos? Silahkan Baca

10 07 2011

Menjadi atasan tidak hanya sekedar mampu mengkoordinasikan pekerjaan ataupun memerintah staf Anda, namun juga harus mampu mencipakan kondisi kerja yang nyaman bagi seluruh jajarannya. Berikut ini beberapa Tips dalam memelihara hubungan kerja dengan staf Anda agar nantinya mampu memberikan hasil yang terbaik, seperti yang Anda harapkan:

1. Pertama. Pilih kalimat yang halus dan sopan, saat memberikan sebuah tugas pada staf Anda. Pemilihan kalimat yang tepat akan memberikan perbedaan pada hasil sebuah tugas.

2. Kedua. Sampaikan kalimat pemberian tugas dengan nada yang tenang. Dengan cara ini tugas yang Anda berikan akan terselesaikan dengan efisien. Untuk menyampaikan sebuah koreksi kesalahan pada staf, sebaiknya disampaikan dalam pembicaraan empat mata, dengan sopan. Menugaskan staf dengan cara berteriak – sekalipun staf tersebut memang menjengkelkan – adalah cara yang tidak efektif

3. Ketiga. Berikan instruksi yang tepat dan jelas untuk setiap tugas. Instruksi yang samar dan bermakna ganda akan membuat stres pihak yang menerimanya

4. Keempat. Hindari mempermalukan staf Anda di depan bawahannya atau rekan sesama staf Anda – sekalipun Anda sudah kehabisan kesabaran terhadap sikapnya. Hal ini biasanya akan membekaskan luka di hati staf Anda.

5. Kelima. β€œContoh sikap/Teladan sikap adalah perintah yang paling efektif.” Memunculkan kewibawaan di kalangan staf memang tidak mudah dan membutuhkan proses. Perintah-perintah yang Anda berikan pada staf akan semakin baik apabila Anda juga (pernah) menjalaninya. Misalnya, Anda memerintahkan staf Anda untuk tidak menggunakan fasilitas kantor untuk keperluan pribadi, namun justru Anda sendiri sering menggunakannya untuk keperluan pribadi Anda. Hal ini akan mengakibatkan hilangnya respect dan rasa hormat staf kepada Anda, yang pada muaranya akan berakibat pada tidak efektifnya perintah-perintah Anda yang lain.

6. Keenam. Keputusan seberapa besar honor yang Anda berikan bagi staf Anda merupakan poin penentu kualitas dan produktifitas staf Anda. Jadikan UMR (Upah Minimum Regional) sebagai acuan Anda untuk memutuskan jumlah honor yang akan Anda berikan kepada staf Anda, jika Anda masih tetap memberikan honor dibawah ambang batas UMR maka Anda harus siap dengan resiko menurunnya kualitas dan produktifitas kerja staf Anda atau kemungkinan terburuk yaitu RESIGNATION (Pengunduran Diri) dari staf Anda.

Jadi, siapkah Anda untuk menjadi Atasan yang baik bagi staf Anda? Selamat Mencoba Tips nya.

Sumber





MABOK DUREN

1 07 2011

Disaat siang terasa lengang, tidak demikian ketika matahari tak lagi tampak. Separuh badan jalan adalah area parkir. Setidaknya itulah yang terjadi akhir-akhir ini di tiga per empat dari seluruh panjang jalan “Teuku Umar” Kota Pontianak. Hal ini dikarenakan oleh aktivitas yang dilakukan para penjual buah dengan penampilan menyeramkan ini di seperempat lebar jalan.

20110630-114302.jpg

Tapi disitulah asiknya makan Durian di seputaran jalan Teuku Umar Pontianak, makan durian memang mengasikkan tapi taukah anda menfaat dari buah berduri ini?

20110630-114114.jpg

Durian merupakan tanaman buah berupa pohon. Sebuah durian diduga berasal dari istilah Melayu, yaitu dari kata duri yang diberi akhiran -an. Kata ini terutama dipergunakan untuk menyebut buah yang kulitnya berduri tajam. Tanaman durian sendiri berasal dari hutan Malaysia, Sumatra, dan Kalimantan yang merupakan tanaman liar. Penyebaran durian ke arah barat adalah ke Thailand, Birma, India, dan Pakistan. Di Asia, buah ini sudah dikenal sejak abad 7 M. Berdasarkan catatan sejarah, nama lain durian adalah Duren (Jawa, Gayo), Duriang (Manado), Dulian (Toraja), dan Rulen (Seram Timur).
Buah durian memiliki manfaat mineral alamiah yang mudah dicerna oleh tubuh kita. Durian juga mengandung fosfor dan zat besi yang 10 kali lebih banyak dari buah pisang (mas, ambon, dan beranga). Tapi karena kandungan mineralnya yang tinggi, terutama kalsium dan zat besi, durian dapat menjadi penyebab masalah pada pergerakan usus besar. Bagi yang memiliki riwayat darah tinggi, disarankan untuk tidak mengkonsumsi buah ini bersama dengan alkohol karena dapat menyebabkan stroke. Selain itu, disarankan untuk banyak minum air putih sebelum dan sesudah makan durian untuk menghindari dehidrasi.

nah, mumpung di Pontianak dan mumpung masih musim duren, tapi mesti pinter-pinter nawarnya, jadi puas-puasin deh

Sumber